Tags

Artikel kali ini saya akan mencoba share rumus excel, yaitu Vlookup dan Hlookup. Rumus yang cukup simple tapi saya rasa sangat bermanfaat untuk membantu teman-teman dalam mengolah data di Microsoft Excel. Vlookup biasanya digunakan untuk mengambil data berdasarkan nilai yang kita tentukan, seperti primary key. Contoh penggunaan:

logika

Terdapat 2 buah tabel pada contoh diatas, kita diminta untuk mengisi kolom gaji berdasarkan golongan yang ada, jika hanya mengisi sedikit seperti diatas mungkin kita masih bisa mengisi dengan manual, tapi jika berbicara tentang data yang sudah ratusan atau bahkan ribuan maka kita akan pusing sendiri, hehehe…

baiklah, kita mencoba mengisi kolom gaji diatas menggunakan rumus vlookup

logika pada vlookup adalah sebagai berikut:logika

ketikkan pada kolom E3

=VLOOKUP(D3,C12:D14,2,0)

logika

Logika diatas kurang lebih seperti ini, vlookup (data ini, pada tabel yang ini, dikolom ini, benar/salah) hehehe… sehingga menjadi seperti ini, tolong divlookup (golongan 2A, pada tabel Gaji, yang dikolom ke 2, Benar)

sebelum di enter, karena pada contoh ini antara tabel 1 dan tabel 2 yang divlookup masih pada workbook yang sama, jangan lupa data tabel_array, diblok dan tekan tombol F4  sehingga jadi seperti ini =VLOOKUP(D3,$C$12:$D$14,2,0)

Fungsi dari F4 ini adalah agar databasenya terkunci ketika kita copy dan tarik kebawah, untuk sumber dari workbook yang berbeda otomatis table_array akan langsung terkunci.

logika

Ok, Klik enter dan tarik rumus kebawah (double klik pada kotak tambah kecil)logika

dan,,,,, selamat anda telah berhasil mempelajari Vlookup. untuk Hlookup juga sama logikanya akan tetapi bila Vlookup digunakan untuk sumber data yang vertikal (lurus dari atas kebawah) Hlookup digunakan untuk sumber data yang Horizontal (dari kiri ke kanan)

demikian dulu post saya pada kesempatan kali ini, lain kali akan saya bahas mengenai kelanjutan dari vlookup

#PracticesMakesBetter